Monday, October 24, 2016

Jadikan indonesia swasembada beras dan gula

Komitmen yang tegas dan kemauan yang kuat dari pemerintah untuk menjadikan indonesia swasembada beras dan gula. Sebenarnya kita sudah mulai jenuh dengan yang namanya impor. Dan yang paling menyedihkan adalah disaat pemerintah mengatakan bahwa masyarakat mulai panik dengan kelangkaan beras dan gula. Sehingga dengan sendirinya harga beras dan gula akan naik . Dan Yang pada akhirnya pemerintah memerintahkan agar indonesia mengimpor beras dan gula.
Kata impor seakan di jadikan obat sementara untuk meringankan beban pemerintah. Padahal obat sementara dengan melakukan impor akan berlangsung terus menerus dan bukanya sembuh malah bangsa indonesia akan menjadi bangsa yang keterantungan dengan impor beras dan gula.
Sungguh tak bisa di terima, dengan memiliki petani yang unggul dan lahan yang luas jelas tak ada keniatan dari pemerintah untuk sekedar meningkatkan produksi beras dan gula dalam negeri. Padahal bisa saja dalam beberapa tahun ini indonesia bisa swasembada beras dan gula. Pada tahun ini saja hujan sudah setahun membasahi bumi pertiwi. Bilamana pemerintah memang benar benar mencintai rakyatnya seharusnya tahun ini kita bisa memproduksi beras lebih banyak.
Swasembada beras dan gula sebenarnya bisa di lakukan dengan cara sebagai berikut
1. Gerakan penyuluh pertanian.
Penyuluh adalah ujung tombak dalam memberi wawasan dan ilmu kepada para petani. Dimana peranan para penyuluh selain memberikan penyuluhan tentang pertanian, penyuluh juga bisa membentuk kelompok kelompok petani yang modern.
Dimasa kejayaan pak harto. pertanian adalah no satu untuk membangun bangsa ini. Dan kita bisa setiap minggu melihat acara acara dimana para petani berkreatifitas di dalam kelompok yang bernama kelompencapir. Kini masyarakat jangankan untuk menanam, berjalan ke sawah dan lahan perkebunan saja seakan akan sudah jengah dan ogah.
2. Bangun insfratruktur untuk pertanian.
Insprastruktur pertanian yang paling utama adalah sumber air dan irigasi. Apabila keduanya bisa di bangun dengan serentak maka petani akan lebih dibantu bebannya. Dan keinginan untuk swasembada beras dan gula bisa cepat terlaksana.
Sudah berpuluh puluh tahun kondisi pertanian dan perkebunan seperti mati suri. Irigasi yang rusak dan sumber air yang susah di temukan memjadi salah satu alasan petani tidak mulai menanam kembali.
3. Bantuan bibit dan sarana.
Bibit ungul sudah menjadi keharusan agar panen bisa maksimal. Bibit unggul mempunyai presentasi yang besar dalam peranan memaksimalkan hasil panen. Hampir 30 persen peranan bibit yang unggul.
Setelah adanya bibit unggul maka bantuan yang diharapkan petani kepada pemerintah adalah bantuan sarana peralatan seperti traktor dan mesin penanam serta mesin panen.
Karena tanpa di sadari adanya mesin mesin yang canggih menjadikan usaha untuk swasembada beras dan gula menjadi effesien dan effektif.
Sudah saat pemerintah menerapkan langkah langkah tersebut agar indonesia bisa mandiri dan mempunyai ketahanan pangan yang kuat. Yang pada akhirnya akan menjadikan indonesia sebagai negara yang besar.

No comments:

Post a Comment