Sebagai bangsa yang besar seharusnya kita bangga akan apa yang telah kita raih dan bangga akan apa yang kita miliki. Kebanggaan kita bukan hanya sekedar bisa menikmati apa yang kita miliki tapi bagaimana kita bisa melestarikan. Bagaimana mungkin kita bisa disebut negara yang makmur bilamana masih banyak orang yang menganggur, kita disebut sebagai negara yang sejahtera tetapi kita melihat banyak saudara-saudara kita yanng tidak bisa bersekolah, dan bagaimana kita dibilang negara yang maju bilamana cara pikir kita terbelakang. Kita menyampaikan pendapat dengan anarki, demontrasi suatu hal yang dilazimkan untuk menyampaikan aspirasi, kekerasan seakan menjadi hukum yang tak terelakan. Belum lagi untuk memilih seorang pemimpin pun kita merasa kesulitan, dengan modal yang tak sedikit kita mendapatkan pemimpin yang gila harta, jabatan dan wanita.
Pemimpin pemimpin kita bukannya peduli dengan nasib rakyatnya tetapi malah memikirkan tentang bagaimana mempertahankan jabatannya dan bagaimana jabatan tersebut bisa diwariskan kepada anak turunannya. Sungguh sangat di sayangkan di saat rakyat indonesia berjuang demi memajukan bangsa dan negara tetapi banyak kita jumpai para pemimpin kita yang bergaya hidup mewah dan berlaku foya - foya. Disaat rakyat kita kelaparan malah pemimpin kita menghambur hamburkan uang demi memberi makan hewan peliharaan di istana. Sungguh sangat memalukan dan tak mencerminkan pemimpin yang baik.
Untuk menjadi bangsa yang besar di perlukan pemimpin yang berkemauan besar dan berani. Tidak hanya mementingkan diri sendiri. Tetapi lebih kepada kebesaran bangsa dan kejayaan negeri. Pemimpin tanpa pecitraan, pemimpin yang tegas di dalam mengambil keputusan.
Pemimpin pemimpin kita bukannya peduli dengan nasib rakyatnya tetapi malah memikirkan tentang bagaimana mempertahankan jabatannya dan bagaimana jabatan tersebut bisa diwariskan kepada anak turunannya. Sungguh sangat di sayangkan di saat rakyat indonesia berjuang demi memajukan bangsa dan negara tetapi banyak kita jumpai para pemimpin kita yang bergaya hidup mewah dan berlaku foya - foya. Disaat rakyat kita kelaparan malah pemimpin kita menghambur hamburkan uang demi memberi makan hewan peliharaan di istana. Sungguh sangat memalukan dan tak mencerminkan pemimpin yang baik.
Untuk menjadi bangsa yang besar di perlukan pemimpin yang berkemauan besar dan berani. Tidak hanya mementingkan diri sendiri. Tetapi lebih kepada kebesaran bangsa dan kejayaan negeri. Pemimpin tanpa pecitraan, pemimpin yang tegas di dalam mengambil keputusan.
Pemimpin yang berani terhadap bangsa asing yang ingin menguasai sumber daya alam kita. Pemimpin yang berani melakukan gebrakan untuk kemajuan bangsanya. Sudah terlalu lama bangsa ini merindukan pemimpin yang benar benar berani demi kedaulatan bangsa.
No comments:
Post a Comment